Hai, Kali ini Thia ngepost puisi-puisi terbaru. Tapi puisi ini bukan buatan Thia sobat, melainkan titipan mas pacar yang suka dijuluki Big Boss 7 ini. Semoga bermanfaat dan kamu suka. Oh ya, aku akan sangat senang sekali bila kamu mau juga memberi puisi atau karya lainnya untuk diterbitkan disini, boleh lewat komentar boleh juga lewat email.
Salam Hangat dari Sahabatmu, Thia
Bintang….?
Kapankah
engkau datang
Datang menyinariku
kembali
Menghiasi
malam-malam ku
Bintang….?
Mengapa kau pergi
Meninggalkan ku sendiri dikegelapan malam
Aku takut akan gelap yang mencekam
Oh
bintangku
Temanilah
aku
Di sini
ku menunggu dirimu dengan terluka
Aku merindukan
dirimu
Meski begitu lama kau menghilang
Di telan samudera
Yang membentang luas di dunia
Aku
menantimu
Meski di
sini banyak bintang bersinar
Tapi aku
berpaling
Dengan
sejuta bintang yang lain
Karena hanya dirimulah
Bintang yang memberi warna di hidupku
Menghiasi malam-malam sepiku
Menoreh sejuta keindahan
Aku mohon
kembalilah
Di dalam
peluk & sentuhku
Ku janji
kau takkan terluka
Ku
bersumpah kau takkan redup
2. Bulan Kau Dimana ?
Telah ku terima semua
Yang kau putuskan
Meski ku sakit
Menerima yang tejadi
Kau buat ku
terluka
Dengan cinta
sesaat mu
Yang kau
berikan pada diriku
Saat ku layu
saat ku rapuh
Kini ku sadar
Bahwa cinta ini menyakiti
Membawa sejuta luka
Yang telah ku alami
Ku ukir cinta
ini
Di atas
prasasti kehidupan
Yang
memenjarakanku
Di dalam
istana cinta
BULAN……..!
Mengapa kau datang &
pergi begitu cepat
Aku tak ingin malam ini
gelap
Aku ingin kau menemaniku
Saat ku duduk
sendiri
Ku membayang
jauh ke angkasa
Berharap akan
kehadiran mu
Dan kembali
dalam pelukanku
Ketika menangis
Ketika ku bahagia
Agar kelak kau datang
Menyeka air mataku dengan
cintamu
TUHAN….! OH
TUHAN....!
Ku mohon
padaMu
Kembalikanlah
Bulanku
Yang telah
hilang oleh kegelapan
3. Nyanyian Pengamen...
Ribuan cinta aku
rangkai
Demi meyakinkanmu
Ratusan kata-kata
mutiara ku kirim
Untuk menghapus
air matamu
Semua itu akau
lakukan
Hanya ingin
melihatmu tersenyum
Sebab
langit menaburkan hujan
Bumi
menumbuhkan tumbuhan
Hatiku
aku semikan cinta
Bangkitlah
dari kesedihan
Menuju
taman kebahagiaan
Yang
telah aku buat dengan cinta
Aku ini ibarat pengamen
Yang selalu
menyanyikan lagu cinta
Untuk menghibur dirimu
Seperti itu pula
diriku
Waktu aku
mencintaimu
Hanya ingin
melihatmu bahagia
Karena
cinta anugerah
Yang
sangat indah
Yang
telah diberikan Tuhan
Kepada
kita semua
Maka
malam ini
Ku
nyatakan cinta untukmu
Sebagai rasa
ingin memilikimu
Menjaga &
melindungimu
Dari tajamnya
batu kehidupan
Selalu kau terpa
setiap waktu
Saat kau berjalan
melintasi bumi
Tanpa alas cinta di
kakimu
Kepakan sayap ini
Mencoba tuk hadapi
Segala risau hati
Yang kini ku jalani
Ku
ingin terbang tinggi
Melintasi
awan kelabu
Untuk
jiwa sepi
Sebagai
pengobatan gundah
Tanpa ada yang terluka
Oleh cinta sesaat
Saat ku berpaling
Meninggalkan hatimu
Sekuntum
mawar kini ku simpan
Sebagai
ucapan perpisahan
Saat
ku meninggalkanmu
Berpaling
jauh melupakanmu
Seharusnya kau bisa
memahami
Tentang mau hatiku
Bahwa diriku
Sangat ingin memilikimu
Karena
begitu dalamMembekas
dihatikuTertulis
tinta cinta
Yang tak akan pernah terhapus
Yang tak akan pernah terhapus
Meski sejuta luka telah
kau beri
Dengan sejuta senyum
Yang kini mulai
mengeras
Bagai batu benci

Tidak ada komentar:
Posting Komentar